Friday, May 05, 2006

“The Epic of Gunawan Santoso”

Gunawan Santoso benar-benar licin. Dia piawai kabur dari penjara. Untuk menghilangkan jejak, dia juga "face off" ringan. Namun apes betul, Gunawan gagal menghilangkan tahi lalat di dekat bokongnya, sehingga terbongkarlah penyamarannya.

Inilah kronologi kasus Gunawan Santoso (42), terpidana mati kasus pembunuhan bos PT Aneka Sakti Bhakti (Asaba) Boedyharto Angsono dan pengawalnya dari Kopassus, Serda Edi Siyep:

16 Januari 2003

Gunawan Santoso alias Acin melarikan diri dari LP Kuningan. Ia dipidana penjara 28 bulan dalam perkara penggelapan miliaran rupiah di PT Aneka Sakti Bhakti (Asaba), milik mantan ayah mertuanya, Boedyharto Angsono.

6 Juni 2003

Dua penjahat berkendara motor Honda Astrea menembak Direktur Keuangan PT Asaba Paulus Teja Kusuma, di Jalan Angkasa, Jakarta Pusat, persis di depan Hotel Golden. Dua proyektil bersarang di leher dan dada korban. Tapi Paulus lolos dari maut.

19 Juli 2003

Direktur Utama PT Aneka Sakti Bhakti Boedyharto Angsono dan anggota Kopassus Serda Edy Siyep, ditembak sekitar pukul 05.30 WIB di depan lapangan basket Gelanggang Olahraga Sasana Krida Pluit, Jakarta Utara. Gunawan yang masih dalam status pencarian polisi dituduh sebagai otak di belakang kasus ini, termasuk dalam penembakan Paulus Teja Kusuma.

31 Juli 2003

Polisi Militer TNI AL menahan empat anggota Marinir terkait dengan dugaan pembunuhan Boedyharto. Mereka adalah Kopda (Mar) Suud Rusli, Kopda (Mar) Fidel Husni, Letda (Mar) Syam Ahmad Sanusi, dan Pratu (Mar) Santoso Subianto, merupakan pengawal pribadi Gunawan. Mereka menghilangkan dua nyawa orang lain atas suruhan Gunawan dengan imbalan keseluruhan 'hanya' Rp 4 juta.

14 Agustus 2003

"Gunawan orang yang paling dicari AL sampai kapan pun. Kalau dia tertangkap kami tembak pantatnya dulu baru kami serahkan kepada polisi," kata KSAL Laksamana TNI Bernard Kent Sondakh.

12 September 2003

Gunawan ditangkap pukul 04.00 dini hari oleh anggota Reserse Polda Metro Jaya di lantai bawah area parkir Griya Kemayoran, Jalan Industri, Jakarta Pusat. Dia diketahui telah melakukan operasi "face off" ringan. Dia mengubah bentuk mata, hidung, dan bibir, sehingga berbeda dengan wajah aslinya di sebuah salon. Identitasnya juga berubah. Setidaknya dia memiliki 3 KTP dan 2 SIM dengan nama yang berbeda-beda. Satu-satunya ciri khas yang bisa mengungkap identitas Gunawan adalah tahi lalat di pinggul kiri. Gunawan berusaha mencongkel tanda lahir itu. Yang bisa mengenali tanda lahir itu hanyalah mantan istrinya, Alice, dan ibu Gunawan. Di Griya Kemayoran, Gunawan kos di sebuah kamar bertarif Rp 1,8 juta/bulan. Ke mana-mana dia mengendarai BMW seri 7 warna perak metalik dengan nopol B 19 LV. Uang Gunawan di pelarian masih melimpah.

11 Februari 2004

Gunawan mulai disidang di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Utara. Jaksa Andi Herman mengancamnya dengan hukuman mati.

9 Maret 2004

"Saya tahu terdakwa Gunawan adalah otak pembunuhan ayah saya karena saya tahu sifat Gunawan mau mengorbankan apa saja untuk mencapai keinginannya," kata Alice saat menjadi saksi dalam persidangan mantan suaminya.

30 Maret 2004

Gunawan mencoba kabur saat dibawa dari Rutan Salemba menuju Pengadilan Negeri Jakarta Utara. Dia kabur saat lalu lintas sedang macet di Johar Baru, Jakarta Pusat. Namun dia berhasil ditangkap lagi di Cempaka Putih dan menderita luka tembak di pinggangnya akibat letusan pistol yang dibawanya sendiri. Gunawan mencoba kabur dengan mengantongi satu senjata genggam bareta, empat peluru, tiga borgol, uang Rp 35,992 juta, dan satu telepon genggam.

24 Juni 2004

Gunawan dijatuhi hukuman mati oleh majelis hakim. Gunawan terbukti bersalah secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana dengan sengaja membujuk orang lain melakukan pembunuhan berencana. Empat orang yang dibujuk dan bertindak sebagai eksekutor semuanya anggota Marinir. Hal-hal yang memberatkannya adalah, Gunawan tidak mengakui perbuatannya, terdakwa juga berbelit-belit dalam memberikan keterangan, terdakwa juga telah memperalat aparat negara dari anggota TNI untuk melakukan tidak pidana.

2004-2006

Gunawan banding. Namun Pengadilan Tinggi Jakarta justru menguatkan putusan PN Jakarta Utara. Gunawan lalu kasasi Mahkamah Agung. Lagi-lagi permohonnya ditolak. Pengacara memberi alternatif, mengajukan PK atau grasi. Gunawan belum memberi putusan, namun lebih suka PK seraya mencari bukti baru (novum).

5 Mei 2006

Gunawan kabur dari selnya di LP Narkotika Cipinang, Jakarta Timur. Petugas memergoki selnya kosong sekitar pukul 07.00 WIB. Tidak ada kerusakan apa pun di selnya. Diduga dia menyuap petugas LP untuk mendapatkan kunci duplikat. Sebelum kabur, dia sempat menggembok kembali pintu selnya. Gunawan kabur dengan melewati 6 pintu dan 3 pos penjagaan.

Thursday, April 27, 2006

Win XP Service

Alerter
Berfungsi untuk memberikan peringatan administratif kepada para
pengguna di jaringan. Setelah instalasi Service Pack 2, layanan ini diset dari
Manual ke Disabled secara default.
Safe Setting: Disabled
Dependencies:
Layanan yang dibutuhkan Alerter untuk berfungsi dengan baik:
*Workstation

Application Layer Gateway Service
Sebelum instalasi Service Pack 2, layanan ini dibutuhkan oleh Windows
Firewall/Internet Connection Sharing . Setelah instalasi Service Pack 2,
layanan ini tidak lagi dibutuhkan.
Safe Setting: Manual
Service name (registry): ALG

Automatic Updates
Berfungsi untuk men-download patch/update terbaru yang tersedia untuk
Windows XP. Manual updates lewat Windows Update Version 5 membutuhkan
beberapa layanan ini aktif seperti: Automatic Updates, Cryptographic
Services, Background Intelligent Transfer Service, dan Event Log.
Safe Setting: Disabled
Service name (registry): wuauserv

Background Intelligent Transfer Service
Layanan ini dibutuhkan oleh Automatic Updates dan beberapa program
seperti MSN Explorer, Windows Messenger, Windows Media Player (Online Music
Shopping - untuk men-download lagu yang dibeli)
Safe Setting: Disabled
Service name (registry): BITS
Dependencies:
Layanan yang dibutuhkan oleh Background Intelligent Transfer Service
untuk berfungsi dengan baik:
*Remote Procedure Call (RPC)

ClipBook
Menyimpan informasi sementara dari tindakan cut /paste. Layanan ini
membutuhkan konsumsi memory sebesar 1.3 MB.
Safe Setting: Disabled
Service name (registry): ClipSrv
Dependencies:
Layanan yang dibutuhkan oleh ClipBook untuk berfungsi dengan baik:
*Network DDE
*Network DDE DSDM

COM+ Event System
Layanan ini dibutuhkan oleh System Event Notification. Bagi pengguna
BootVis, juga membutuhkan Task Scheduler dan COM+ Event System berjalan
untuk mengaktifkan fungsi "optimize system" . Windows Media Player
kadangkala membutuhkan layanan ini supaya beberapa fiturnya bisa berjalan.
Safe Setting: Manual
Service name (registry): EventSystem
Dependencies:
Layanan yang dibutuhkan oleh COM+ Event System untuk berfungsi dengan
baik:
*Remote Procedure Call (RPC)
Layanan lainnya yang membutuhkan COM+ Event System untuk berfungsi
dengan baik:
*System Event Notification

COM+ System Application
Layanan ini dibutuhkan oleh System Event Notification.
Safe Setting: Manual
Service name (registry): COMSysApp
Dependencies:
Layanan yang dibutuhkan oleh COM+ System Application untuk berfungsi
dengan baik:
*Remote Procedure Call (RPC)

Computer Browser
Berfungsi untuk meng-update daftar komputer dalam sebuah jaringan.
Tidak dibutuhkan untuk komputer yang bersifat standalone. Faktanya,
walaupun layanan ini dimatikan, pengguna masih bisa browsing di jaringan.
Safe Setting: Disabled
Service name (registry): Browser
Dependencies:
Layanan yang dibutuhkan oleh Computer Browser untuk berfungsi dengan
baik:
*Server
*Workstation

Cryptographic Services
Mengkonfirmasi signatures dari file-file Windows, jika dinon-aktifkan,
sebuah kotak dialog akan muncul untuk memberikan peringatan tentang
drivers yang belum disertifikasi. Layanan ini dibutuhkan oleh Windows
Update untuk berfungsi secara manual maupun otomatis dan layanan ini
membutuhkan instalasi Service Pack 1 and 2dan DirectX 9.0. Windows Media
Player membutuhkan layanan ini untuk beberapa fiturnya supaya bisa
berfungsi dengan baik. Layanan ini mengkonsumsi sekitar 1.9 MB dari memory yang
tersedia.
Safe Setting: Automatic
Service name (registry): CryptSvc
Dependencies:
Layanan yang dibutuhkan oleh Cryptographic Services untuk berfungsi
dengan baik:
*Remote Procedure Call (RPC)

DHCP Client
Berfungsi secara otomatis untuk menerima alamat IP yang dinamis dari
DHCP server dan update DNS. Dibutuhkan oleh ICS jika menjalankan service
IPSEC, tidak dibutuhkan oleh komputer yang bersifat standalone atau
komputer yang memiliki alamat IP yang statis.Sebagian besar ISP DSL/Kabel
menggunakan DHCP untuk menyediakan koneksi internetnya.
Safe Setting: Automatic
Service name (registry): Dhcp
Dependencies:
Layanan yang dibutuhkan oleh DHCP Client untuk berfungsi dengan baik:
*AFD Networking Support Environment
*NetBIOS over TCP/IP
TCP/IP Protocol Driver
IPSEC driver
*TCP/IP Protocol Driver
IPSEC driver

Distributed Link Tracking Client
Berfungsi untuk meng-update link dari beberapa file NTFS dalam komputer
di sebuah jaringan atau domain. Contohnya: Sebuah file dikomputer A,
kemudian dibuatkan sebuah shortcut di komputer B yang mengarah ke file
tersebut, jika file ini dipindahkan ke lokasi lainnya di komputer A,
service ini akan memberitahukan ke komputer B bahwa file tersebut telah
dipindah, dan segera meng-update lokasi barunya. Layanan ini mengkonsumsi
memory sebesar 3.5 MB sampai dengan 4 MB dalam keadaan idle.
Safe Setting: Manual
Service name (registry): TrkWks
Dependencies:
Layanan yang dibutuhkan Distributed Link Tracking Client untuk
berfungsi dengan baik:
*Remote Procedure Call (RPC)

Distributed Transaction Coordinator
Safe Setting: Manual
Service name (registry): MSDTC
Dependencies:
Layanan yang dibutuhkan oleh Distributed Transaction Coordinator untuk
berfungsi dengan baik:
*Remote Procedure Call (RPC)
*Security Accounts Manager
Remote Procedure Call (RPC)
Layanan lainnya yang membutuhkan Distributed Transaction Coordinator
untuk berfungsi dengan baik:
*Message Queuing
Message Queuing Triggers

DNS Client
Safe Setting: Automatic
Service name (registry): Dnscache
Dependencies:
Layanan yang dibutuhkan oleh DNS Client untuk berfungsi dengan baik:
*TCP/IP Protocol Driver
IPSEC driver

Error Reporting Service
Mengirimkan pesan error kepada Microsoft saat sebuah aplikasi crash.
Safe Setting: Disabled
Service name (registry): ERSvc
Dependencies:
Layanan yang dibutuhkan Error Reporting Service untuk berfungsi dengan
baik:
*Remote Procedure Call (RPC)

Event Log
Safe Setting: Automatic
Service name (registry): Eventlog
Dependencies:
Layanan lainnya yang membutuhkan Event Log untuk berfungsi dengan baik:
*Simple Mail Transfer Protocol (SMTP)
*SNMP Service
*SNMP Trap Service
*Windows Management Instrumentation
IPv6 Helper Service
Security Center
Windows Firewall/Internet Connection Sharing

Fast User Switching Compatibility
Hanya dibutuhkan untuk pergantian user account pada sebuah aplikasi
yang membutuhkan account tertentu untuk bisa berjalan tanpa harus menutup
aplikasi tersebut terlebih dahulu. Tidak bermanfaat untuk sebuah
komputer yang cuma memiliki satu user account saja.
Safe Setting: Manual
Service name (registry): FastUserSwitchingCompatibility
Dependencies:
Layanan yang dibutuhkan oleh Fast User Switching Compatibility untuk
bisa berjalan dengan baik:
*Terminal Services
Remote Procedure Call (RPC)

IMAPI CD-Burning COM Service
Fungsi dari layanan ini untuk memanfaatkan fitur membakar CD hanya
dengan 'drag and drop'. Jika memiliki program pembakar CD alternative,
layanan ini tidak berguna banyak.
Layanan ini mengkonsumsi memory sebanyak 1.6 MB dalam keadaan idle.
Safe Setting: Automatic
Service name (registry): IMAPI

Indexing Service
Berfungsi untuk mengindeks file-file dalam harddisk. Mengkonsumsi
memory sebesar 500K sampai dengan 2 MB dalam keadaan idle, belum termasuk
konsumsi memory dan CPU saat mulai meng-indeks harddisk.
Safe Setting: Disabled
Service name (registry): cisvc
Dependencies:
Layanan yang dibutuhkan oleh Indexing Service untuk berfungsi dengan
baik :
*Remote Procedure Call (RPC)

Internet Connection Firewall (ICF) and Internet Connection Sharing
(ICS)
Layanan ini berganti nama menjadi Windows Firewall/Internet Connection
Sharing setelah instalasi Service Pack 2.

IPSEC Services
Dibutuhkan oleh beberapa domain dan koneksi lewat VPN.
Safe Setting: Automatic
Service name (registry): PolicyAgent
Dependencies:
Layanan yang dibutuhkan oleh IPSEC Services untuk berfungsi dengan
baik:
*IPSEC driver
*Remote Procedure Call (RPC)
*TCP/IP Protocol Driver
IPSEC driver

Logical Disk Manager
Safe Setting: Manual
Service name (registry): dmserver
Dependencies:
Layanan yang dibutuhkan oleh Logical Disk Manager untuk berfungsi
dengan baik:
*Plug and Play
*Remote Procedure Call (RPC)
Layanan lainnya yang membutuhkan Logical Disk Manager untuk berfungsi
dengan baik:
*Logical Disk Manager Administrative Service

Logical Disk Manager Administrative Service
Safe Setting: Manual
Service name (registry): dmadmin
Dependencies:
Layanan yang dibutuhkan oleh Logical Disk Manager Administrative
Service untuk berfungsi dengan baik:
*Logical Disk Manager
Plug and Play
Remote Procedure Call (RPC)
*Plug and Play
*Remote Procedure Call (RPC)

Messenger
Berfungsi untuk menyediakan kemampuan mengirim pesan antara komputer
klien dan server dalam sebuah jaringan. Layanan ini tidak memiliki kaitan
dengan program MSN Messenger dan "WinPopUp."
Untuk mengetes aktif tidaknya layanan ini buka command prompt, (run:
cmd.exe) ketik: net send 127.0.0.1 hi jika muncul pop-up berisikan pesan
"hi" , non-aktifkan layanan ini. Jika yang muncul adalah pesan sebagai
berikut: "The message alias could not be found on the network," layanan
ini tidak aktif. Layanan Messenger ini menggunakan port UDP 135, 137,
dan 138. Port TCP 135, 139, dan 445.
Safe Setting: Disabled
Service name (registry): Messenger
Dependencies:
Layanan yang dibutuhkan Messenger untuk berfungsi dengan baik:
*NetBIOS Interface
*Plug and Play
*Remote Procedure Call (RPC)
*Workstation

MS Software Shadow Copy Provider
Microsoft Backup menggunakan layanan ini. Beberapa program 'ghost' atau
'imaging' milik pihak ketiga mungkin membutuhkan layanan ini aktif.
Safe Setting: Manual
Service name (registry): SwPrv
Dependencies:
Layanan yang dibutuhkan oleh MS Software Shadow Copy Provider untuk
berfungsi dengan baik:
*Remote Procedure Call (RPC)

Net Logon
Berfungsi untuk masuk ke sebuah Domain Controller. Layanan ini tidak
dibutuhkan dalam komputer tanpa jaringan. Setelah instalasi Service Pack
2, layanan ini diset dari Automatic ke Manual secara default di Windows
XP Pro.
Safe Setting: Disabled
Service name (registry): Netlogon
Dependencies:
Layanan yang dibutuhkan oleh Net Logon untuk berfungsi dengan baik:
*Workstation


NetMeeting Remote Desktop Sharing
Berfungsi untuk mengizinkan seorang user untuk mengakses komputer
menggunakan program NetMeeting.
Safe Setting: Disabled
Service name (registry): mnmsrvc

Network Connections
Dibutuhkan untuk mengatur koneksi jaringan. Non-aktifkan untuk komputer
tanpa jaringan. Bila layanan ini dinon-aktifkan, ikon koneksi jaringan
tidak akan keliatan lagi, begitu pula dengan ikon modem.
Safe Setting: Manual
Service name (registry): Netman
Dependencies:
Layanan yang dibutuhkan oleh Network Connections untuk berfungsi dengan
baik:
*Remote Procedure Call (RPC)
Layanan lainnya yang membutuhkan Network Connections untuk berfungsi
dengan baik:
*Windows Firewall/Internet Connection Sharing

Network DDE
Setelah instalasi Service Pack 2, layanan ini diset dari Manual ke
Disabled secara default. Pengecualian jika layanan ClipBook diaktifkan,
non-aktifkan saja. Layanan ini mengkonsumsi memory sebesar 1.5 MB dalam
keadaan idle.
Safe Setting: Disabled
Service name (registry): NetDDE
Dependencies:
Layanan yang dibutuhkan oleh Network DDE untuk berfungsi dengan baik:
*Network DDE DSDM
Layanan lainnya yang membutuhkan Network DDE untuk berfungsi dengan
baik:
*ClipBook

Network DDE DSDM
Setelah instalasi Service Pack 2, layanan ini diset dari Manual ke
Disabled secara default. Pengecualian jika layanan ClipBook diaktifkan,
non-aktifkan saja.
Safe Setting: Disabled
Service name (registry): NetDDEdsdm
Dependencies:
Layanan lainnya yang membutuhkan Network DDE DSDM untuk berfungsi
dengan baik:
*Network DDE
ClipBook

Network Location Awareness (NLA)
Sebelum instalasi Service Pack 2, layanan ini dibutuhkan oleh Windows
Firewall/Internet Connection Sharing (khusus server). Setelah instalasi
Service Pack 2, layanan ini tidak lagi dibutuhkan.
Safe Setting: Disabled
Service name (registry): Nla
Dependencies:
Layanan yang dibutuhkan oleh Network Location Awareness (NLA) untuk
berfungsi dengan baik:
*AFD Networking Support Environment
*TCP/IP Protocol Driver
IPSEC driver

Network Provisioning Service
Layanan ini digunakan oleh sebuah domain controller dan konfigurasi
file XML. Tidak dibutuhkan oleh jaringan kecil dan jaringan rumah.
Safe Setting: Disabled
Service name (registry): xmlprov
Dependencies:
Layanan yang dibutuhkan oleh Network Provisioning Service untuk
berfungsi dengan baik:
*Remote Procedure Call (RPC)

NT LM Security Support Provider
Mengatur keamanan informasi sistem lokal pada sebuah komputer. Layanan
ini dibutuhkan jika menjalankan Message Queuing atau Telnet server.
Safe Setting: Manual
Service name (registry): NtLmSsp
Dependencies:
Layanan lainnya yang membutuhkan NT LM Security Support Provider untuk
berfungsi dengan baik:
*Message Queuing
Message Queuing Triggers
*Telnet

Performance Logs and Alerts
Mengumpulkan data performa dalam sebuah jadwal dan mengirimkan
informasi tersebut ke sebuah log atau menyalakan sebuah peringatan.
Safe Setting: Disabled
Service name (registry): SysmonLog

Plug and Play
Layanan ini merupakan jantungnya dilingkungan Plug and Play. UPnP
bukanlahPnP. UPnP adalah konektivitas lewat TCP/IP ke sebuah device, seperti
scanner atau printer. Soundcard merupakan PnP. Jangan matikan layanan
Plug and Play ini.
Safe Setting: Automatic
Service name (registry): PlugPlay
Dependencies:
Layanan lainnya yang membutuhkan Plug and Play untuk berfungsi dengan
baik:
*Fax
*Logical Disk Manager
Logical Disk Manager Administrative Service
*Logical Disk Manager Administrative Service
*Messenger
*Smart Card
*Telephony
Fax
Remote Access Auto Connection Manager
Remote Access Connection Manager
Remote Access Auto Connection Manager
*Windows Audio

Portable Media Serial Number
Layanan ini berganti nama menjadi Portable Media Serial Number Service
setelah instalasi Service Pack 2.

Portable Media Serial Number Service
Menerima nomer serial dari pemutar musik portabel yang terhubung ke
komputer. Dibutuhkan jika file-file musik dalam pemutar musik tersebut
memiliki Copy Protection ala Microsoft DRM. Setelah instalasi Service Pack
2, layanan ini diset dari Automatic ke Manual secara default.
Safe Setting: Disabled
Service name (registry): WmdmPmSN
Dependencies:

Print Spooler
Layanan ini dibutuhkan jika memiliki printer, walaupun itu printer
jaringan. Mengkonsumsi memory sebesar 3.8 MB.
Safe Setting: Automatic
Service name (registry): Spooler
Dependencies:
Layanan yang dibutuhkan oleh Print Spooler untuk berfungsi dengan baik:
*Remote Procedure Call (RPC)
Layanan lainnya yang membutuhkan Print Spooler untuk berfungsi dengan
baik:
*Fax
*TCP/IP Printer Server

Protected Storage
Mengizinkan penyimpanan password lokal atau informasi situs
(AutoComplete). Secara default, layanan ini diset Automatic.
Safe Setting: Automatic
Service name (registry): ProtectedStorage
Dependencies:
Layanan yang dibutuhkan oleh Protected Storage untuk berfungsi dengan
baik:
*Remote Procedure Call (RPC)

QoS RSVP
Menyediakan pengaturan lalulintas jaringan mengunakan IPSEC dan
aplikasi yang mendukung QoS. QoS Packet Driver terinstal secara default
disetiap koneksi TCP/IP. Tidak dibutuhkan untuk jaringan yang memiliki
kecepatan tinggi.
Safe Setting: Disabled
Service name (registry): RSVP
Dependencies:
Layanan yang dibutuhkan oleh QoS RSVP untuk berfungsi dengan baik:
*AFD Networking Support Environment
*Remote Procedure Call (RPC)
*TCP/IP Protocol Driver
IPSEC driver

Remote Access Auto Connection Manager
Layanan ini dibutuhkan untuk koneksi ke internet.
Safe Setting: Manual
Service name (registry): RasAuto
Dependencies:
Layanan yang dibutuhkan oleh Remote Access Auto Connection Manager
untuk berfungsi dengan baik:
*Remote Access Connection Manager
Telephony
Plug and Play
Remote Procedure Call (RPC)
*Telephony
Plug and Play
Remote Procedure Call (RPC)

Remote Access Connection Manager
Menciptakan koneksi jaringan. Layanan ini dibutuhkan jika menggunakan
Windows Firewall/Internet Connection Sharing.
Safe Setting: Manual
Service name (registry): RasMan
Dependencies:
Layanan yang dibutuhkan oleh Remote Access Connection Manager untuk
berfungsi dengan baik:
*Telephony
Plug and Play
Remote Procedure Call (RPC)
Layanan lainnya yang membutuhkan Remote Access Connection Manager untuk
berfungsi dengan baik:
*Remote Access Auto Connection Manager

Remote Desktop Help Session Manager
Mengatur dan mengontrol Remote Assistance. Mengkonsumsi memory sebesar
3.4 MB hingga 4 MB dalam keadaan idle.
Safe Setting: Disabled
Service name (registry): RDSessMgr
Dependencies:
Layanan yang dibutuhkan oleh Remote Desktop Help Session Manager untuk
berfungsi dengan baik:
*Remote Procedure Call (RPC)

Remote Procedure Call (RPC)
Layanan ini fungsinya sangat vital. Pada dasarnya, semua layanan
windows membutuhkan layanan ini aktif agar berfungsi dengan baik. Sebelumnya,
jika layanan ini dinon-aktifkan pada Windows 2000, komputer tidak lagi
bisa booting.
Safe Setting: Automatic
Service name (registry): RpcSs
Dependencies:
Layanan lainnya yang membutuhkan Remote Procedure Call (RPC) untuk
berfungsi dengan baik:
*Background Intelligent Transfer Service
*COM+ Event System
System Event Notification
*COM+ System Application
*Cryptographic Services
*Distributed Link Tracking Client
*Distributed Transaction Coordinator
Message Queuing
Message Queuing Triggers
*Error Reporting Service
*Fax
*Help and Support
*Human Interface Device Access
*IIS Admin
FTP Publishing
Simple Mail Transport Protocol (SMTP)
World Wide Web Publishing
*Indexing Service
*IPSEC Services
*IPv6 Helper Service
*Logical Disk Manager
Logical Disk Manager Administrative Service
*Logical Disk Manager Administrative Service
*Message Queuing
Message Queuing Triggers
*Messenger
*MS Software Shadow Copy Provider
*Network Connections
Windows Firewall/Internet Connection Sharing
*Network Provisioning Service
*Print Spooler
Fax
TCP/IP Printer Server
*Protected Storage
*QoS RSVP
*Remote Desktop Help Session Manager
*Remote Registy
*Removable Storage
*RIP Listener
*Routing and Remote Access
*Security Accounts Manager
Distributed Transaction Coordinator
Message Queuing
Message Queuing Triggers
IIS Admin
FTP Publishing
Simple Mail Transport Protocol (SMTP)
World Wide Web Publishing
*Security Center
*Shell Hardware Detection
*System Restore Service
*Task Scheduler
*Telephony
Fax
Remote Access Auto Connection Manager
Remote Access Connection Manager
Remote Access Auto Connection Manager
*Telnet
*Terminal Services
Fast User Switching Compatibility
*Volume Shadow Copy
*Windows Audio
*Windows Image Acquisition (WIA)
*Windows Installer
*Windows Management Instrumentation
IPv6 Helper Service
Security Center
Windows Firewall/Internet Connection Sharing
*Wireless Zero Configuration
*WMI Performance Adapter

Remote Procedure Call (RPC) Locator
Safe Setting: Manual
Service name (registry): RpcLocator
Dependencies:
Layanan yang dibutuhkan oleh Procedure Call (RPC) Locator untuk
berfungsi dengan baik:
*Workstation

Remote Registry Service
Layanan ini tidak tersedia di Windows XP Home. Layanan ini termasuk
dalam kategory layanan yang tidak diperlukan.
Safe Setting: Disabled
Service name (registry): RemoteRegistry
Dependencies:
Layanan yang dibutuhkan oleh Remote Registry Service untuk berfungsi
dengan baik:
*Remote Procedure Call (RPC)

Removable Storage
Safe Setting: Manual
Service name (registry): NtmsSvc
Dependencies:
Layanan yang dibutuhkan oleh Removable Storage untuk berfungsi dengan
baik:
*Remote Procedure Call (RPC)

Routing and Remote Access
Safe Setting: Disabled
Service name (registry): RemoteAccess
Dependencies:
Layanan yang dibutuhkan oleh Routing and Remote Access untuk berfungsi
dengan baik:
*NetBIOSGroup
NetBIOS Interface
*Remote Procedure Call (RPC)

Secondary Logon
Sebagai contoh fungsi dari layanan ini: klik kanan pada sebuah file,
klik pilihan 'Run As' pada menu. Jika layanan ini dinon-aktifkan, pilihan
menu tersebut tidak akan tersedia.
Safe Setting: Disabled
Service name (registry): seclogon

Security Accounts Manager
Seperti fungsi Protected Storage, layanan ini menyimpan profil dan
informasi keamanan untuk user lokal. Layanan ini sangat dibutuhkan oleh IIS
Admin. Group Policy Editor (gpedit.msc) juga membutuhkan layanan ini
untuk berfungsi dengan baik.
Safe Setting: Automatic
Service name (registry): SamSs
Dependencies:
Layanan yang dibutuhkan oleh Security Accounts Manager untuk dapat
berfungsi dengan baik:
*Remote Procedure Call (RPC)
Layanan lainnya yang membutuhkan Security Accounts Manager untuk
berfungsi dengan baik:
*Distributed Transaction Coordinator
Message Queuing
Message Queuing Triggers
*IIS Admin
FTP Publishing
Simple Mail Transport Protocol (SMTP)
World Wide Web Publishing

Security Center
Layanan ini memantau keadaan layanan seperti Automatic Updates, Windows
Firewall dan software antivirus.
Untuk menon-aktifkan layanan ini saja tidaklah cukup. Setelah restart,
layanan ini akan kembali aktif secara otomatis. Dalam keadaan aktif
klik Start > Control Panel > Security Center kemudian pilih link di
sebelah kiri bertuliskan "Change the way Security Center alerts me." dalam
sebuah kotak dialog, hilangkan tanda check pada Firewall, Automatic
Update and Virus Protection. Setelah selesai, non-aktifkan layanan ini, dan
layanan ini tidak akan aktif kembali setelah restart.
Safe Setting: Disabled
Service name (registry): wscsvc
Dependencies:
Layanan yang dibutuhkan oleh Security Center untuk berfungsi dengan
baik:
*Remote Procedure Call (RPC)
*Windows Management Instrumentation
Event Log
Remote Procedure Call (RPC)

Thursday, April 20, 2006

Monday, April 03, 2006

>>>>> HUNY yg isi-IN <<<<<

HEHEHEHE....masa sigh,ma2z nya gue minta gue ngisi dsini
lagian gue ga ada kerjaan
jd dgn semangatnya,ya....gue mo aj'
mm....tapi mo ngisi ttng apa ya?...
o iya....gue ngisi ttng apa yg gue rasa aj' kali yeee...

>>> buat mamazna huny <<<

Sejak gue merasa mampu mengenal dia (( dia = mamaznya gue ))
gue bgitu bahagia bngt
setiap apa yg gue lihat dr dia,gue ga pernah ngerasa sedih
gue selalu tersenyum,gue selalu ceria

bilamana gue ada masalah,dia selalu mjd tmn utk gue berbagi
ada kesejukan d matanya
ada segala cinta yg ga bisa gue ungkapin d sini
yg semua itu gue anggap kehidupan gue sesungguhnya

klo mlm gue ga bisa tidur
entah knapa dia selalu mjd bayangan dan lamunannya gue
tanpa sadar,gue akan menangis
karena gue terlalu bahagia

gue ngerasa,gue ga bisa berjln sendiri
semua yg ada sama gue berubah
sejak gue menjadi cintanya
dan menjadi damai d hatinya

karna gue bdua sama2 tau
tak kan bisa utk jauh satu sama lain
karna gue adalah miliknya
dan dia milik gue....




Monday, January 16, 2006

Edit Registry Windows Explorer

>> Membuat ShortCut Menu Pribadi di Windows Explorer
HKEY_CLASSES_ROOT\Drive\ShellBuat Key Baru dengan nama Kalkulator , enterUbah nilai value data pada (Default) = Buka Kalkulator , okBuat Subkey baru dalam key kalkulator dengan nama = Command, enterUbah nilai value data pada (Default) = C:\windows\System32\calc.exe

>> Membersihkan Page File saat Shutdown HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SessionManager\Memory Management\ClearPageFileAtShutdownUbah nilai value = 1

>> Membersihkan pesan email yang tidak terbaca

Untuk single user :HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\UnreadMail
Untuk all users :HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\UnreadMail
Buat Dword key dengan nama = MessageExpiryDays beri nilai value = 0

>> Meningkatkan system performance ( Jika Ram = 512Mb )HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SessionManager\Memory Management\DisablePagingExecutiveUbah nilai value = 1

>> Menyembunyikan Drive

HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
Buatlah Dword value baru dengan nama = NoDrives nilai value data Berdasarkan Tabel :DriveNilai Value dataDriveNilai Value dataA:1B:2C:4D:8E:16F:32G:64H:128I:256J:512K:1024L:2048M:4096Semua67108863

>> Menyembunyikan Menu File HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\InternetExplorer\Policies\ExplorerBuatlah Dword value baru dengan nama = NoFileMenu nilai value data = 1

>> Membuat Tip of The Day Windows Explorer HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\TipAda 49 Tip dari Windows anda dapat Merubah Tip bawaan dari Windows / MenghapusnyaMembuat Tip windows Explorer sendiri :Buatlah String value baru dengan nama = 50 [ lanjutan dari Tip 49 bawaan Windows ] nilai value data = Terserah kata² anda

>> Menyembunyikan Advanced Settings pada Folder Options Windows Explorer

HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\ExplorerUbah SubKey yg bernama Advanced = Advancedx [maka Windows tidak mengenal Advanced lagi]

>> Mengubah Teks di Advanced Setting pada Folder options Windows Explorer HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Folder
1. Kita akan mengubah Teks yang berkaitan dengan file² Hidden,Agar tidak terjadi hal² yang tidak di inginkan ubah value Text = Texts [agar dapat di Ubah sewaktu²]
2. Buatlah String value baru bernama=Text nilai value data = Sembunyiin File dan Folder yang Berbahaya !!
3. Buka SubKey NOHIDDEN lakukan hal yg sama pada no.1 ubah nama Text=Texts lalu buat String Value baru dengan nama = Text nilai value data = Sembunyiin aja deh file² yang Hidden
4. Buka SubKey SHOWALL lakukan hal yg sama pada no.1 ubah nama Text=Texts lalu buat String Value baru dengan nama = Text nilai value data = Perlihatkan Semuanya jangan di tutup²i

Edit Registry Aplikasi

>> Teks Bergaris Bawah pada Notepad
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\NotepadUbah nilai value data pada IfUnderline = 1

>> Mode Word Wrap pada Notepad
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\NotepadUbah nilai value data pada fWrap = 1

>> Status Bar pada Notepad
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\NotepadUbah nilai value data pada StatusBar = 1

>> Mengedit Registry Menggunakan Notepad
HKEY_CLASSES_ROOT\RegFile\ShellUbah nilai value data pada (Default) = edit

>> Mengganti Skin Windows Media Player
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\MediaPlayer\Player\SkinsUbah nilai value data pada CurrentSkin dengan Path file skin yg baruEx = C:\Program Files\Windows Media Player\Skins\SexyAbiz.wmz

>> Menghilangkan Garis Separator Windows Media Player HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\MediaPlayer\Player\Tasks\NowPlayingUbah nilai value data pada ShowHorizontalSeparator = 0

>> Memposisikan Windows Media player ke Posisi tertentu HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\MediaPlayer\PreferenceUbah nilai value data pada X = 50 [Default 161]Ubah nilai value data pada Y = 50 [Default 66]

>> Mengatur Lebar Windows Media Player
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\MediaPlayer\PreferenceUbah nilai value data pada Width = 500 [Default 581]

>> Mengganti ToolTip Seek Windows Media Player HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\MediaPlayer\Objects\SeekSliderUbah Nilai Value data pada ToolTip = Pencarian Track Film / kata yg diinginkan

>> Membersihkan daftar File di dalam Windows Media Player HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\MediaPlayer\Player\RecentFileListHapuslah File² yg pernah anda buka secara manual

>> Menambah Identitas Windows Media Player
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\MicrosoftBuatlah Key baru dengan nama = WindowsMediaPlayer, enter
Langkah ke-2 Buatlah String value dengan nama = TitleBar, Nilai value data = Cinema Pribadi / kata yg diinginkan
Langkah ke-3 HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\ Policies\Microsoft\WindowsLakukan Hal yang sama pada di atas

>> Mengubah Tombol Stop menjadi Play pada Windows Media player HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\MediaPlayer\Objects\StopButtonUbah Nilai value data pada OnClick = player.controls.play()

>> Memilih Software untuk CD Audio secara Default
HKEY_CLASSES_ROOT\AudioCD\Shell\Play\CommandMasukkan path Software yg diinginkan ke dalam value (Default)Ex : C:\Program Files\Quintessential Player\QCDPlayer.exe

Edit Registry Control Panel

>> Menonaktifkan Animasi Microsoft Windows Xp
HKEY_CURRENT_USER\ControlPanel\Desktop\WindowMetricsUbah Nilai value data pada MinAnimate nilai value data= 1

>> Mengubah Tombol Kiri Menjadi Tombol Kanan pada Mouse

HKEY_CURRENT_USER\ControlPanel\MouseUbah Nilai value data pada SwapMouseButtons nilai value data= 1

>> Menyembunyikan System Properties pada Control panel

HKEY_CURRENT_USER\ControlPanel\don'tloadBuat String value baru dengan nama = sysdm.cpl nilai value data = yes
>> Menonaktifkan Display Properties HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\PoliciesBuatlah Key baru dengan nama=system [jika sudah ada tidak perlu buat lagi] lalu Buatlah Dword Value baru dengan nama = NoDispCPL nilai value data = 1

>> Mengatur Kecepatan Repeat Rate Keyboard
HKEY_CURRENT_USER\ControlPanel\KeyboardUbah Nilai value data pada KeyboardSpeed = 41 [Default 31] semakin tinggi semakin Cepat

>> Menghilangkan Tab Screen Saver HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\SystemBuatlah Dword value baru dengan nama = NoDispScrSavPage nilai value data =1

Langkah ke-2
HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\SystemBuatlah Dword value baru dengan nama = NoDispScrSavPage nilai value data = 1

>> Membuat Pop-Up / Pesan Sebelum masuk Windows

HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\WinlogonUbah Nilai value data pada LegalNoticeCaption = PERHATIAN ² !! Ubah Nilai value data pada LegalNoticeText = Bacalah ' Bismillahirohmannirohim ' sebelum belajar

>> Menghilangkan LogOn, LogOff, Pesan Startup dan ShutDown HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\policies\systemJika Belom ada Buatlah Dword value dengan nama=DisableStatusMessages nilai value =1

Edit Registry Start Menu & Dekstop

>> Mengganti Walpaper Via Registry
HKEY_CURRENT_USER\ControlPanel\Desktop\walpaperUbah value data dengan path gambar yg diinginkanEx : C:\DocumentsandSettings\Administrator\LocalSettings\ApplicationData\Microsoft\Wallpaper1.bmp

>> Mengganti nama Recycle Bin
HKEY_CLASSES_ROOT\CLSID\645FF040-5081-101B-9F08-00AA002F954E\DefaultUbah value data menjadi kata yg diinginkan Ex : Tempat Sampah

>> Memunculkan Rename pada Recycle Bin
HKEY_CLASSES_ROOT\CLSID\645FF040-5081-101B-9F08-00AA002F954E\ShellFolder\AttributesUbah value data = 0000 50 01 00 20

>> Menyembunyikan Recycle Bin
HKEY_LOKAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Desktop\NameSpaceHapus subkey [ 645FF040-5081-101B-9F08-00AA002F954E ]

>> Menyembunyikan My Recent Documents
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\ExplorerBuat Dword Value baru dengan nama = NoRecentDocsMenu beri nilai value 1 untuk aktif [ Atau ]HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer\AdvancedUbah Nilai value data pada Start_ShowMyRecentDocs = 0

>> Menambah isi Shortcut Menu pada Recycle Bin
HKEY_CLASSES_ROOT\CLSID\645FF040-5081-101B-9F08-00AA002F954E\ShellFolder\AttributesUbah kombinasi angka pada value data dengan salah satu bagian ini : AngkaYang akan di Munculkan0000 50 01 00 20Rename0000 60 01 00 20Delete0000 70 01 00 20Rename & Delete0000 41 01 00 20Copy0000 42 01 00 20Cut0000 43 01 00 20Copy & Cut0000 44 01 00 20Paste0000 45 01 00 20Copy & Paste0000 46 01 00 20Cut & Paste0000 47 01 00 20Cut, Copy, & Paste

>> Menyembunyikan Menu Find HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\ExplorerBuat Dword Value baru dengan nama = NoFind beri nilai value 1 untuk aktif

>> Menyembunyikan Help & Support HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\ExplorerBuat Dword Value baru dengan nama = NoSMHelp beri nilai value 1 untuk aktif

>> Menyembunyikan Menu Run
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\ExplorerBuat Dword Value baru dengan nama = NoRun beri nilai value 1 untuk aktif [ Atau ]HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer\AdvancedUbah value Start_ShowRun dengan nilai 0

>> Menyembunyikan Menu Log Off HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\ExplorerBuat Dword Value baru dengan nama = NoLogOff beri nilai value data 0000 01 00 00 00

>> Menyembunyikan Menu Turn Off Computer HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\ExplorerBuat Dword Value baru dengan nama = NoClose beri nilai value data 1 untuk aktif

>> Menyembunyikan Menu My Picture HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer\AdvancedUbah Nilai value data pada Start_ShowMyPics = 0

>> Menampilkan Menu Administrative Tools HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer\AdvancedUbah Nilai value data pada StartMenuAdminTools = 1

>> Memperkecil Icon Start Menu HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer\AdvancedUbah Nilai value data pada Start_LargeMFUIcons = 0

>> Menyembunyikan Icon Desktop Via Registry HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer\AdvancedUbah Nilai value data pada HideIcons = 1

>> Menghilangkan Info Tip pada Icon Folders di Desktop HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer\AdvancedUbah Nilai value data pada FolderContainInfoTip = 0

>> Mengubah Info Tip Recycle Bin
HKEY_CLASSES_ROOT\CLSID\645FF040-5081-101B-9F08-00AA002F954E\InfoTipUbah Nilai value data = Tempat Pembuangan Akhir / kata yg diinginkan

>> Mengubah Info Tip My Documents
HKEY_CLASSES_ROOT\CLSID\450D8FBA-AD25-11D0-98A8-0800361B1103\InfoTipUbah Nilai value data = Markas Data Gw / kata yg diinginkan

>> Mengubah Info Tip My Computer
HKEY_CLASSES_ROOT\CLSID\20D04FE0-3AEA-1069-A2D8-008002B3039D\InfoTipUbah Nilai value data = Kompie Gw Gitu Lochh !! / kata yg diinginkan

>> Mengubah Info Tip My Network Place
HKEY_CLASSES_ROOT\CLSID\208D2C60-3AEA-1069-A2D7-08002B30309D\InfoTipUbah Nilai value data = Jaringan Koe !! / kata yg diinginkan

>> Mengubah Info Tip Help & Support
HKEY_CLASSES_ROOT\CLSID\2559a1f1-21d7-11d4-bdaf-00c04f60b9f0\InfoTipUbah Nilai value data = Butuh Bantuan ?? / kata yg diinginkan

>> Mengubah Info Tip Run
HKEY_CLASSES_ROOT\CLSID\2559a1f3-21d7-11d4-bdaf-00c04f60b9f0\InfoTipUbah Nilai value data = Jalankan... / kata yg diinginkan

>> Mengubah Info Tip Internet di StartMenu
HKEY_CLASSES_ROOT\CLSID\2559a1f4-21d7-11d4-bdaf-00c04f60b9f0\InfoTipUbah Nilai value data = [ Dunia Maya ] / kata yg diinginkan

>> Mengubah Info Tip Microsoft Office Outlook di StartMenu
HKEY_CLASSES_ROOT\CLSID\2559a1f5-21d7-11d4-bdaf-00c04f60b9f0\InfoTipUbah Nilai value data = [ Surat Elektonik ] / kata yg diinginkan

>> Mengubah Info Tip Set Program access and Defaults pada Xp Sp 2 di StartMenu HKEY_CLASSES_ROOT\CLSID\2559a1f4-21d7-11d4-bdaf-00c04f60b9f0\InfoTipUbah Nilai value data = Setting Xp SP2 / kata yg diinginkan

>> Mengubah Info Tip Network Setup Wizard
HKEY_CLASSES_ROOT\CLSID\2728520d-1ec8-4c68-a551-316b684c4ea7\InfoTipUbah Nilai value data = Instal Jaringan Rumah / Kantor / kata yg diinginkan

>> Mengubah Info Tip Shared Documents Folder
HKEY_CLASSES_ROOT\CLSID\59031a47-3f72-44a7-89c5-5595fe6b30ee\InfoTipUbah Nilai value data = Data ² yg Di Sharing !!/ kata yg diinginkan

>> Mengubah Info Tip Printer and Faxes
HKEY_CLASSES_ROOT\CLSID\2227A280-3AEA-1069-A2DE-08002B30309D\InfoTipUbah Nilai value data = Port Printer Gw Rusak / kata yg diinginkan

>> Mengunci TaskBar HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer\AdvancedUbah Nilai value data pada TaskBarSizeMove = 0

>> Menonaktifkan Klik Kanan Pada Desktop HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\ExplorerBuat Dword Value baru dengan nama = NoViewContextMenu beri Nilai value data = 1

>> Membersihkan Semua Icon di Desktop via Registry
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\ExplorerBuat Dword Value baru dengan nama = NoDesktop beri Nilai value data = 1

>> Mengubah Waktu Delay ketika Membuka Menu
HKEY_CURRENT_USER\ControlPanel\Desktop\Ubah Nilai value data pada MenuShowDelay = 150 [ Default 400 ]

>> Mengatur Ukuran Icon di Desktop dan Start Menu HKEY_CURRENT_USER\ControlPanel\Desktop\WindowMetricsUbah Nilai value data ShellIconSize = 20 [ Default 32 ]

>> Mengganti Warna Windows
HKEY_CURRENT_USER\ControlPanel\ColorsUbah Nilai value data Window = 255 34 246 [Pink RGB Colors], carilah Kombinasi Angka yg pas di Adobe Photoshop

>> Mengganti ScreenSaver via Registry
HKEY_CURRENT_USER\ControlPanel\DesktopUbah Value data = C:\WINDOWS\system32\SexyAbiz.scr [Contoh]

>> Mengganti Warna Teks dalam Windows
HKEY_CURRENT_USER\ControlPanel\ColorsUbah Nilai value data WindowText = 255 34 246[Pink RGB Colors], carilah Kombinasi yg pas di Photoshop

>> Menghilangkan Tanda Anak Panah Pada Icon ShortCut
HKEY_CLASSES_ROOT\lnkfile & HKEY_CLASSES_ROOT\PiffileUbah nama value IsShortcut menjadi = IsShortcuts

>> Mengubah Style Walpaper
HKEY_CURRENT_USER\ControlPanel\DesktopUbah angka pada WalpaperStyle 1=Centre 2= Stretch 3=Tile

>> Menonaktifkan Menu Properties My Computer HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\ExplorerBuat Dword Value baru dengan nama = NoPropertiesMyComputer Nilai value data = 1Dan langkah ke-2
HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\ExplorerBuat Dword Value baru dengan nama = NoPropertiesMyComputer Nilai value data = 1"Jika Belum ada Key Explorer buatlah terlebih dahulu "

>> Mengubah Ukuran CoolSwitch
HKEY_CURRENT_USER\ControlPanel\DesktopUbah Nilai Value data pada CoolSwitchColumns nilai value data 3 [Default 7]" Banyaknya Program Aktif WinXp pada Alt+Tab"

>> Menonaktifkan Fungsi CoolSwitch
HKEY_CURRENT_USER\ControlPanel\DesktopUbah Nilai value data pada CoolSwitch nilai value data 0

CDMA vs GSM

SAAT ini masyarakat pengguna telpon seluler mengenal dua kubu besar, yaitu GSM dan CDMA. Keduanya jelas dapat dipakai untuk menelpon, karena memang fungsi utamanya memang itu. Yang agak berbeda adalah fungsi-fungsi tambahannya dan kualitas masing-masing fitur. Lalu bagaimana kita membandingkan keduanya? Artkel ini akan menguraikan agak rinci beberapa sisi teknologi GSM dan CDMA, semata-mata untuk menambah wawasan pembaca terhadap teknologi yang sehari-hari kita pakai ini.

Selama ini kita mengenal GSM sebagai singkatan dari Global System for Mobile Communication dan CDMA adalah Code Division Multiple Access. Kita juga sudah tahu bahwa pemain (operator) besar GSM adalah Indosat, Telkomsel, dan XL sementara pemain CDMA adalah Telkom Flexi, StarOne, dan Esia. Sebenarnya, mana yang lebih baik antara teknologi CDMA dan GSM?

Sebuah pertanyaan sederhana tetapi sulit dijawab. Kalau kita menganut semboyan pemenangnya adalah suara terbanyak, dapat kita lihat Tabel 1 yang dikutip dari Wireless Intelligence. Data tersebut mencakup data hingga kuartal ke-3 tahun 2005, jadi masih cukup up-to-date. Semua teknologi telpon (baik nirkabel maupun telpon kabel) dan banyaknya pengguna dapat dilihat pada tabel tersebut. Dari tabel 1 terlihat bahwa dari semua pemakai telpon di dunia ini yang berjumlah 2 miliar lebih, sekitar 2/3-nya (sejumlah 1,5 miliar lebih) menggunakan GSM. Pemakai CDMA hanya 63 juta orang. Memang masih ada variasi lain dari CDMA dan GSM (misalnya CDMA 1x EV-DO dan TDMA), tetapi tambahan angkanya juga tidak banyak mempengaruhi.

Kalau Anda ingin tahu dari pengguna telpon GSM yang mencapai 1,5 miliar lebih itu tersebar ke belahan bumi mana saja, silahkan lihat Tabel 2. Dalam tabel tersebut terlihat bahwa pemakai GSM sebagian besar ada di Asia (sebanyak 37,4%) dan Eropa (39,2%). Di Amerika dan Kanada, bahkan sangat sedikit, karena kurang dari 4%.


Hal ini tidak mengherankan, karena memang Amerika Serikat dan Kanada menggunakan teknologi CDMA untuk layanan telpon seluler mereka. Mereka pasti punya alasan yang kuat untuk memilih teknologi tersebut. Di Asia sendiri, dua negara kuatnya, Jepang dan Korea, tidak menggunakan GSM! Jangan heran bila Anda berwisata ke Jepang dan membeli ponsel di sana, tidak akan dapat dipakai di Indonesia. (Anehnya, kedua negara tersebut sangat sukses memasarkan ponsel GSM ke negara lain.) Kedua negara maju Asia ini pasti juga punya alasan mengapa tidak suka kepada GSM.

Sekarang mari kita lihat teknologi apa saja yang dimiliki masing-masing teknologi ponsel tersebut, meskipun sebenarnya tidak tepat dan memang tidak mudah memisahkan keduanya. Ada baiknya kita lihat juga sejarah perkembangan telpon -khususnya telpon seluler-di dunia ini. Anda pasti pernah mendengar teknologi 3G (dibaca ‘tri-ji’, singkatan dari third generation, atau generasi ketiga teknologi telpon seluler).
Teknologi ponsel dimulai dari 0G, 1G, 2G, 3G, dan tahun 2006 ini akan muncul teknologi 4G. Sekarang kita masih banyak menggunakan teknologi 2G.


Teknologi 0G diluncurkan pada tahun 1971 di Finlandia, yang menjadi negara pertama menjual teknologi telpon mobil (berasal dari kata mobile yang artinya ‘bergerak’. Telpon mobil bentuknya seperti pesawat komunikasi yang digunakan para tentara di medan perang. Ada kotak sebesar kopor dan pesawat telpon seperti handset untuk telpon rumah.

Hampir 10 tahun kemudian, teknologi 1G (first generation atau generasi pertama) yang mulai tanpa kabel atau nirkabel (dan sudah disebut seluler) mulai diproduksi dan dijual di beberapa negara Eropa, misalnya negara-negara Skandinavia, Rusia, Perancis, Italia, dan Jerman. Teknologi ini sering disebut teknologi NMT (Nordic Mobile Telephone), karena memang dirancang oleh negara-negara Eropa sebelah utara (hingga sekarang pun produsen ponsel terbesar di dunia masih mereka pegang). Pada teknologi 1G ini, juga mulai dikenalkan sistem AMPS di Amerika Serikat.

Juga dalam kurun waktu hampir 10 tahun, menjelang tahun 1990an, muncullah teknologi 2G (second generation atau generasi kedua). Perbedaan utama dengan teknologi 1G adalah teknologi 2G sudah menggunakan sistem digital, sedang 1G masih analog. Dengan sistem analog, pembicaraan seseorang dapat disadap dengan mudah. Pada waktu telpon AMPS mulai dipasarkan di Indonesia dulu, pembicaraan dengan telpon AMPS dapat disadap dengan pesawat radio komunikasi (rig). Dengan teknologi 2G yang sudah digital, penyadapan seperti ini tidak dimungkinkan lagi.

Teknologi 2G dapat dibagi ke dalam dua kelompok besar, yaitu TDMA (time division multiple access) dan CDMA (code division multiple access). TDMA sendiri berkembang ke dalam beberapa versi, yaitu GSM di Eropa, IDEN di Amerika, PDC di Jepang. Sedangkan CDMA berkembang pesat di AS dan Kanada. Kemampuan mencolok teknologi 2G adalah tidak hanya dapat digunakan untuk telpon, tetapi juga untuk SMS.
Teknologi 2G ada perbaikan cukup signifikan, sehingga muncullah variannya, yaitu 2.5G dan 2.75G. Varian ini tidak dibuat oleh konsorsium, tetapi sebagai strategi pemasaran oleh beberapa pabrik ponsel. Ciri khas teknologi 2.5G (generasi dua setengah) adalah teknologi GPRS (global package radio service) yang dapat digunakan untuk berkirim data dalam jumlah besar, tidak seperti SMS yang hanya dapat mengirim dan menerima alfanumerik saja.

Generasi 2.5G ini ada juga yang menamakannya dengan generasi 2.75G, karena lebih dekat dengan teknologi 3G. Teknologi 2.5G (atau 2.75G) ini, di sistem GSM disebut sistem EDGE (Enhanced Data rates for GSM Evolution) sedang pada sistem CDMA disebut dengan CDMA 2000 1x. Keduanya memiliki kecepatan transfer data mendekati 144KB/detik.

Teknologi 2G inilah yang hari ini banyak kita gunakan, meskipun kita sudah sesekali mendengar kalau operator ponsel di Indonesia sudah menguji coba sistem 3G. Kemampuan yang dimiliki oleh generasi 3G adalah kecepatan transfer datanya yang sangat tinggi dan dalam jumlah banyak, sehingga bahkan dapat digunakan untuk aplikasi telepon video. Beberapa merek ponsel juga sudah mengeluarkan ponsel yang diberi label “3G ready”.

Saat ini, teknologi ini masih terhitung mahal, sehingga belum begitu mendapat sambutan dari pasar.
Meskipun di berbagai belahan dunia teknologi 3G belum berhasil, lain halnya di Korea Selatan dan Jepang, yang telah sedemikian maju teknologi ponselnya. Mereka sudah memiliki ponsel seukuran kartu kredit yang juga dapat digunakan untuk melihat televisi satelit. Gambarnya sudah barang tentu sangat jernih dan suaranya yahud, tidak seperti video streaming yang sering kita lihat di televisi kita untuk memantau arus lalu lintas di beberapa kota besar dan gambarnya terlihat tidak halus dan terputus-putus. Di Jepang, saat ini pengguna teknologi 2G sudah menyusut sebesar 40% dan diperkirakan tahun 2006 nanti akan semakin habis.

Teknologi 4G saat ini sudah mulai dikembangkan di beberapa negara pioner ponsel. Mereka menjanjikan kapasitas transfer data hingga sebesar 100MB/detik. Kalau janji para pembuatnya terpenuhi, kita dapat mengirim data atau film DVD hanya dalam waktu 40 detik saja (tidak sampai satu menit!).

Sebagai perbandingan, kecepatan tertinggi teknologi 2G yang kita pakai sekarang ini adalah 144KB/detik, meskipun dalam kenyataannya kita sudah beruntung kalau dapat menggunakan 5KB/ detik saja dalam mentransfer data!

Perkembangan ke dalam beberapa generasi di atas diatur oleh ITU (International Telecommunication Union) yang berkedudukan di Jenewa, Swiss. ITU bertugas mengatur penggunaan frekuensi dan teknik komunikasi di seluruh dunia. ITU didirikan pada 17 Mei 1865 di Paris dan merupakan badan di bawah naungan PBB.